Jum. Okt 23rd, 2026

EVAVPOS.com, Tual – Langkah nyata mewujudkan Kota Tual yang berkelanjutan, salah satu point menjawab Visi Tual (Maryadat). Pemerintah Kota Tual secara resmi berkolaborasi dengan Tim Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) dalam sebuah sinergi strategis berbasis riset dan data.

Kedatangan Tim FISIPOL UNESA disambut hangat langsung oleh Wali Kota Tual, H. A. Yani Renuat, S.Sos., M.Si., M.H., bersama Wakil Wali Kota Tual, Hi. Amir Rumra, S.Pi., M.Si. Pertemuan sederhana ini menjadi sinyal kuat komitmen kedua belah pihak dalam mentransformasi hasil penelitian dan pengabdian menjadi kebijakan publik yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Dipimpin oleh Akademisi—Dr. Fahmi Fahrudin Fadirubun, M.Pd., Dr. Dian Ayu Larasati, M.Sc., dan Insan Wastuwidya Mahardiani, S.Si., M.Sc.—Tim FISIPOL UNESA menghadirkan tiga isu strategis yang menyasar isu krusial Kota Tual:

Mitigasi dan Edukasi Banjir Rob: Penguatan kapasitas dan kesiapsiagaan masyarakat pesisir berbasis partisipasi aktif.

Pelatihan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS): Penguatan instrumen pembangunan daerah berbasis Sustainable Development Goals (SDGs).

Pemetaan Timbunan Sampah Berbasis Geocoding: Digitalisasi dan pemetaan spasial tata kelola sampah perkotaan secara akurat.

Kehadiran TIM Unesa Bukan Sekadar Kunjungan, Tapi Solusi dalam menjawab Pembangunan Berkelanjutan

Wali Kota Tual yang di wakili Asisten II Setda Kota Tual menyampaikan apresiasi mendalam atas hadirnya akademisi UNESA. Menurutnya, kolaborasi ini diharpkan dapat menjawab kebutuhan Pemkot Tual dalam merumuskan kebijakan berbasis data.

Bagi FISIPOL UNESA, Kota Tual adalah laboratorium hidup di mana teori, teknologi geospasial, dan kebijakan sosial berpadu.

“Sinergi riset dan pengabdian bukan sekadar tentang hadir di tengah masyarakat, melainkan bagaimana menurunkan teori menjadi solusi konkret, serta menjadikan kolaborasi sebagai energi utama membangun daerah,” tegas Dr. Fahmi Fahrudin Fadirubun, Jum’at (25/9/2026).

Melalui kegiatan ini, FISIPOL UNESA membuktikan peran perguruan tinggi dengan sloga “Ristek Berdampak” tidak lagi sebatas menara gading, melainkan mitra bagi pembangunan daerah dalam menjawab kondisi lingkungan dan kebencanaan.

By KOYA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *